Tuesday, September 25, 2012

Pesan Dari Greenpeace Soal Burung Rangkong

Dahulu Kalimantan pernah menjadi pulau dengan 80 persen kawasannya adalah hutan. Tetapi kini hutan itu terus menyusut akibat ekspansi massal perkebunan dan tambang. Kalimantan kehilangan hutan hingga 1,23 juta hektar dalam kurun lima tahun (2000-2005), ini sama luas dengan kehilangan sebuah kabupaten di Kalimantan.

Ini berarti beberapa spesies eksotik khas Kalimantan seperti Orangutan, Beruang, Anggrek hitam dan Burung Enggang akan punah.

Enggang, apakah Anda tahu tentang burung istimewa yang dianggap sakral oleh suku Dayak?

Enggang atau Rangkong adalah jenis burung yang berhabitat di pohon-pohon tinggi menjulang yang tumbuh di hutan alam. Ciri khas dari burung yang sangat setia pada pasangan hidupnya ini adalah paruh besar nan kuat seperti tanduk, dan tubuhnya yang berwarna hitam putih mengkilap. Karena burung ini hanya dapat ditemui di hutan Kalimantan, tak heran jika Enggang dikategorikan sebagai hewan langka terancam punah oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN) maupun oleh pemerintah Indonesia .

Nasib yang sama seperti Harimau di Sumatera bukan? Apakah kepak sayap Enggang akan menghilang dari langit Kalimantan? Kita masih memiliki harapan selama pemerintah menjalankan dengan tegas moratorium yang telah dikeluarkan lewat Perpres No. 3 Tahun 2012. Implementasi moratorium berbasis capaian yang juga mencakup peninjauan kembali izin-izin yang sudah diberikan.

Greenpeace bersama Walhi, Aman dan relawan lainnya bertekad mewujudkan hal tersebut. Berkat dukungan Anda, kami telah memulai Tur Kepak Sayap Enggang, pada 14 September 2012. Diawali di Pulau Salak, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, lima motor bercorak harimau dan tiga motor bercorak enggang, mengepak dan mengaum siap membelah bumi Kalimantan untuk menjadi saksi langsung keterancaman hutan kalimantan.

Ini adalah misi penting untuk mengekspos deforestrasi di wilayah Kalimantan. Tanpa dukungan Anda, kami tidak akan mampu untuk melakukannya dan berusaha mewujudkan tujuan kita bersama, melindungi hutan Indonesia demi generasi mendatang.

Semakin banyak dukungan yang kami peroleh, semakin berarti apa yang bisa kami lakukan. Dan jika Anda ingin melindungi masa depan hutan hujan Indonesia silahkan

Kami akan terus memberikan kabar terbaru mengenai tur gabungan Enggang dan Harimau ini.

Salam Hijau Nan Damai

Zulfahmi
Juru kampanye Hutan
Greenpeace Asia Tenggara
  • Stumble This
  • Fav This With Technorati
  • Add To Del.icio.us
  • Digg This
  • Add To Facebook
  • Add To Yahoo

0 comments:

Post a Comment