
Hari ini gue * berdebat * sama Imanuel soal biolog vs matematikawan. Karena gue baik hati, dan tidak sombong dan karena dia jauh lebih muda dari gue, gue ngalah
Habis itu gue inget sesuatu tentang satu adegan film A beautiful Mind yang pernah gue tonton. Berikut apa yang mau gue sampein :
Satu Jiwa yang Menawan.
Aku selalu percaya akan angka.
Dalam persamaan dan logika, yang membawa pada akal sehat
Tapi setelah seumur hidup mengejar, aku bertanya, apakah logika itu sebenarnya ?
Siapa kah yang memutuskan apa yang masuk akal ?
Pencarian ku membawa ku ke alam fisik, metafisik, halusinasi, dan lalu aku kembali ke dunia nyata.
Telah ku dapatkan penemuan paling penting dalam karir ku ini
Penemuan paling penting dalam hidup ku
Hanya di persamaan misterius cinta, alasan logis bisa ditemukan
Aku disini karena mu
Kau lah alasan diriku ini ada
Kaulah semua alasan ku
Terima kasih...
#
Profesor John Forbes Nash Jr, matematikawan, dalam pidato pengukuhan nobel bidang ekonomi tahun 1994. Lulusan Princeton University (PhD) tahun 1950. Dibalik segala kontribusinya menemukan berbagai model dan teorema matematika ( Nash Equilibrium, Non-Cooperative Games, dan lainnya ), beliau ternyata penderita Schizoprenia dan Paranoid akut.
Penyakit terus menggerogoti beliau secara fisik, psikis, dan mental. Sejak tahun 1959, beliau menjalani pengobatan penyakit tersebut. Kehidupan beliau lalu sedemikian banyak berubah, dan hanya sang Istri lah yang selama bertahun-tahun sulit itu terus setia menemani beliau dalam masa penyembuhan.
" Aku tidak ingin hal lain lagi, aku tidak menuntut mu macam-macam, aku hanya ingin kamu, aku hanya ingin kehidupan yang menenangkan bersama mu ini "
Tidak pernah disangka bahwa pada tahun 1994 itu, setelah sedemikian lama kontribusi beliau untuk ilmu matematika, dan sebagaimana teori-tori beliau telah sedemikian banyak memberi manfaat, Biologi Evolusi, Ekonomi, Komputasi, hingga pemrograman, pengakuan diberikan atas beliau.
Dan bukan atas orang lain segala ucapan terima kasih beliau ucapkan, melainkan istrinya seorang yang hadir di tengah ribuan orang tersebut.
Terima kasih untuk para matematikawan, dan calon-calon matematikawan, kalian sudah begitu mewarnai dunia. Hidup Biologis ! # lho. hehe. Yang jelas, ayo berjuang untuk membuat dunia dan hidup menjadi hal yang makin baik. Mulai dari apa yang kita bisa lakukan dengan apa yang kita pelajari.
Terima kasih semua... =)








0 comments:
Post a Comment