Monday, November 22, 2010

Buat Gue, Mereka Berempat Temen Gue

Senin, 22 November 2010

Debat Kandidat Calon Ketua dan Wakil Ketua BEM FMIPA-UI 2011

(depan gedung farmasi)


Sore itu sebenarnya aga mendung, namun ternyata hujan tak kunjung turun sampai akhir acara debat.
Di tengah kesibukan panitia mempersiapkan segala sesuatu, menarik untuk memerhatikan kedua pasang kandidat. Kandidat pertama (faldo- wahyu), tampak cukup percaya diri, tentunya karena persiapan materi yang sudah dilakukan. Kandidat kedua (reza-jamal), tampak sedikit gelisah, kegelisahan yang mungkin tidak semua orang melihatnya (sok tau kalo gue doang yang ngelihatnya, hehe). Kegelisahan yang gue lihat itu akhirnya membawa pikiran gue melayang ke ingatan gue tentang mereka berempat. Dan ingatan itulah yang sebenarnya inti dari tulisan ini.
Tulisan ini gue buat sebgai bentuk rasa rindu gue sama temen-temen komdis PSAF 2010, kebetulan momennya tepat, besok si ketua komdis (Andi Kaswandi, Fisika 2008), ngajak kita kumpul reunian….
Sebagai seorang teman angkatan Jamal, datang ke acara debat ini memang berarti banyak buat gue. Ada kebanggaan yang muncul ketika teman yang selama ini gue kenal, memberanikan diri untuk maju sebagai salah seorang pasangan kandidat. Sejujurnya, dalam banyak hal Jamal lebih pantas menjadi seorang calon ketua. Apalagi dengan prestasinya membawa HMD BIOLOGI ¬double winner tahun ini, JUARA UMUM OIM FMIPA UI DAN MIPA-CUP! Tapi, apapun itu, gue percaya Jamal punya pertimbangan yang besar.
Tentang Syahreza, sejujurnya gue awalnya ga terlalu kenal. Keterlibatan intens pertama kali gue dan dia, itu saat PSAF 2010. Saat itu, gue jadi staff komdis. Dalam hal ini malah gue lebih deket sama Faldo-Wahyu, dan juga Jamal yang waktu itu juga sebagai Komdis. Hmmm, secara perawakan, Syahreza memang tipikal pemimpin alami. Fisik, gerak tubuh, tingkah laku, dan bahasa nya mencerminkan itu dengan baik. Sebagai seorang mantan ketua HMD KIMIA, tentu hal-hal ini menjadi bekal yang penting untuk memimpin bekal yang penting. Sekilas tentang kepemimpinannya di PSAF, dia memang figur yang “membangun” kami semua saat itu. Terlepas dari banyak hal yang tentu gue belum tahu dari Syahreza, dia terbukti telah memimpin kepanitiaan PSAF 2010 dengan baik. Mungkin ini pula yang jadi pertimbangan Jamal berjiwa besar menjadi wakilnya.
Tentang Faldo, hmmm, dia itu dulu ketua HMD FISIKA 2010. Figurnya cukup dikenal banyak orang. Dan sebagai seorang ketua HMD FISIKA, tentu kepemimpinannya luar biasa berhasil telah memimpin sebuah organisasi yang tersusun atas berbagai elemen mahasiswa fisika. Gue denger sih, di fisika itu segmentasinya luar biasa. Bukan segmentasi sosial-ekonomi yang sepele itu. Tapi segmentasi yang begitu mewarnai mahasiswa fisika generasi ke generasi. Yah, karena Cuma itu yang gue tahu, gue juga jadi ga bisa ngomong banyak (hehe). Kalo waktu di komdis PSAF, dia tuh termasuk salah satu jubir favorit kami. Kutipan paling diingatnya adalah, “ coba piker pake… #%@^^, sambil nunjuk-nunjuk kening. Hehe.
Kalo Wahyu, bisa dibilang dia figure ketua HMD paling kalem. Setidaknya Faldo secara jelas bilang begitu waktu acara debat sore itu. Tapi memang sepengetahuan gue, dia begitu. Inget waktu di komdis, selain Jamal tentunya, dia tuh komdis paling adem ayem (kalo lo bas? Lo komdis paling norak kali ya!! Hehe. Gamau ngaku). Satu momen yang palin ggue inget waktu itu, dia bertugas ngasih wejangan gitu waktu maba diminta keluar. Mabanya diminta ngebawa teman seangkatan tuh besoknya. Hasilnya, seinget gue (waktu tuh maba parallel), besoknya mereka Cuma minus satu orang doing loh! Salut buat hipnotis, sogokan, atau rayuan, atau apapun yang Wahyu lakukan ke aba saat itu =P
Mmmm, Kalo Jamal, dia waktu jadi komdis baru ikut hari kedua karena micel, banyak juga anggota komdis yang begitu. Dia sih kebanyakan tugasnya disamping barisan maba gitu. Ngadem-ngademin kalo mabanya uda mengkerut gara-gara kebanyakan dibentak ma yang lain (yang nulis ini salah satunya, piss 2010! =), maafkan kekhilafan saya, saya hanya menjalankan tugas…  sok bijaksana. hehe ). Dia menjalankan tugasnya dengan baik, maba bakalan adem, tenang, tenteram begitu denger suaranya… sebelum tensi kita naikin lagi! Kacau kalian para komdiser! =p
Oke, kita kembali ke judul tulisan ini. Sebenarnya gue ga bisa (tepatnya ngerasa ga berhak, karena takut memihak) melukiskan suasana debat saat itu. Mungkin bisa ngeliat tulisannya si Choirudin Anas, biologi 2008 (CM nya Reza-Jamal), Labibah Qotrunnada, biologi 2008 (salah satu TSnya Faldo-Wahyu), atau Niken Lingga Tameswari, biologi 2010 (Notulen resmi dari panitia), untuk tau lebih jelas suasana debat sore itu Yang jelas, ini debat calon kandidat BEM yang paling berkualitas yang pernah gue datengin. Para kandidat berhasil membuat kami para peserta debat akan kebingungan memilih siapa di TPS nanti. Pertanyaan dari panelis dan peserta juga sebagian besar berisi.
Momen yang palin gue ingat? Hmmm, kalo di Faldo-Wahyu, gue inget Faldo bilang dengan semangatnya bahwa semua keberhasilan dan tujuan prokernya ngga akan berhasil tanpa peran serta semua orang. Wahyu gue inget waktu dia bilang udah tukar pikiran sama mapres FMIPA-UI 2010 dari Farmasi tentang mimpi besarnya untuk memajukan keilmiahan di MIPA., dalam hal ini, persiapan menuju mapres. Mereka berdua ini punya salah satu proker yang bagus, science club, dalam rangka penyaluran mahasiswa MIPA dalam hal keilmiahan, minat, dan bakat. Terus ada Indonesian Youth Scientist Conference (kalo ga salah begitu namanya, sori kalo salah), yang akan mengundang generasi muda untuk mengirimkan karya tulisnya. Ini langkah yang harus diapresiasi bersama dengan luar biasa. Ditunggu realisasinya kawanku! =D
Reza-Jamal paling gue inget saat mereka bilang ingin meneruskan banyak proker di bem selanjutnya yang sudah bagus, tinggal di tingkatkan. Terus tentang advokasi waste management dan visinya menjadikan UI center of excellence sebagai kampus dengan pengelolaan limbah dan sampah terbaik. Belum lagi tentang SOP kelembagaan berbasis lingkungan, yang intinya ingin berusaha menjadikan isu lingkungan dijalankan dimasing-masing lembaga di MIPA., sekolah mapres, ada juga tentang penghiasan koridor di MIPA dengan suasana isu lingkungan.
Well siapapun, semoga kita memilih calon yang sesuai hati nurani kita katakana. Kita harus tetap mendukung siapapun calon terpilih selama itu akan memajukan fakultas kita ini. (hiks..hiks.. ingin suatu saat fakultas ini menjadi juara OIM UI, Olimpiade UI, Festival UI, Mapres, dsb… dll… dst… hingga suatu saat kita bersuara dengan lantang, di forum kita, di kaos kita, di tulisan kita, bahwa GUE ANAK MIPA !)  Curhat, berkeluh kesah, bikin tulisan ini sampe lupa makan… nasi)

* tulisan ini silahkan dikomentari sejujurnya, apalagi anak-anak komdis PSAF 2010. =)
“ ah apaan lo Bas, paling lo nulis ini gara-gara habis denger dari si Andi kalo makan-makan komdis-nya gratis! ” komentar seorang komdis yang berharap namanya ditulis disini tapi gue hapus. Hehe.
SALAM ANAK MIPA.
Suatu saat kita akan bernyanyi, JAYALAH MIPA UI JAYALAH PULA NEGERI. ITULAH TEKAD JUANG KAMI. Di Gymnasium waktu penutupan OIM, Olimpiade, dan Festival, dimana kita juara umumnya. Amin, Insya Allah.
  • Stumble This
  • Fav This With Technorati
  • Add To Del.icio.us
  • Digg This
  • Add To Facebook
  • Add To Yahoo

0 comments:

Post a Comment