Friday, June 18, 2010

Goes to Bali for "Free" = Rp. 1.187.500 + Rp. 1.221.000



Ceritanya nih, guue (sama kelompok gue) ntuh ikut "lomba" penulisan artikel yang diadain organisasi namanya ATBC (association of Tropical Biodiversity and Conservation) 2010. Nah, terus kita tuh ngajuin bantuan pembiayaan kesana (kita yang jelas ga mau rugi! hehe).
Sebulan berselang, kita tuh ga dapet kaba, dan kita udah hopeless dan ngelupain mimpi ke Bali dibayarin orang (lebih parah dari mau berangkat ke Bali gratis). Tapi ternyata, Allah berkehendak lain, abstrak yang kita kirim tuh keterima!
Singkat kata, sayangnya cuma first author yang dapet pembiayaan kesana, dan gue (gue juga ga tau kenapa) yang jadi first author kelompok gue. Kayanya sih karena temen-temen tuh nyusun nama penulisnya berdasarkan abjad ( jadi deh gue, Abdul Basir, berangkat ke Bali).
Sebenernya gue ga enak juga, pertama abstrak yang kita kirim ini tuh hasil penelitian ke Way Canguk yang gue ga ikutan. Tapi untuk keikutsertaan kita ini, memang sejujurnya ide gue. Setelah rembukan, akhirnya semua sepakat gue yang berangkat ke-Bali. Gue akan pastikan nama kalian semua (Indartono Sosro Wijoyo, Hanum Puspa Dhiani, Okky Rulistya Perwitha, Jaka Ramadhan dan Fitrian Anggraini) tercatat dengan tinta emas dalam sejarah penulisan jurnal INTERNASIONAL... terima kasih semuanya.
Gue kemudian diintruksiin sama dosen untuk ngecek email gue yang tadinya bermasalah, untuk ngeliat confirmation letter nya. Singkat kata gue buka email, gue ngunduh itu surat dan gue kaget setengah mati... gue harus bayar biaya pendaftaran sebesar $ 125 paling terlambat hari itu! (14 juni 2010). Spontan gue shock, pertama sejauh ini belum ada uang sebesar $ 125 atau dengan kurs rupiah Rp 9500 itu jadi Ro 1.187.500. Jadi ceritanya nih ya, sistem pembiaayan dari panitia itu "reimburse" atau uang kita yang digunain untuk segala keperluan itu akan diganti disana alias nama lainnya kita nombokin dulu.
Waktu itu udah jam 3an, dan itu masalah kedua buat gue hari itu. Gue kirim gimana nih caranya... tapi gue yang saat itu udah tambah pasrah lagi, berusaha cari pertolongan terakhir umat manusia, Allah SWT. Gue solat asar, dan habis itu gue minta ditunjukkin jalan. Alhamdulillah, ga lama pikiran gue jadi jernih ngeliat ini semua.
Gue inget, uang semesteran gue itu jumlahnya 2,1 juta rupiah per semester. Dan gue dapet ide buat gunain uang ini dulu, soalnya semesteran itu kan baru dibayarin bulan agustus, jadi waktu bulan juli (acaranya 17-13 juli) uang udah diganti dan gue aman. hehe, cerdas. Yaudah, gue telpon bapak gue, terus gue terangin kondisinya dari awal, dan bapak gue setuju buat minjemin uang semesteran nya. Setelah bapak gue transfer sejumlah Rp.1.187.500, sebelum maghrib gue transfer uang itu ke panitia.
Tenang akhirnya masalah gue terselesaikan saat itu. Besoknya, gue dateng lagi ke kampus buat ngurus berkas-berkasnya. Terus gue baca-baca pengumuman yan gdikirim ke email gue. Gue liat ada bagian khusus tentang akodasi dantransportasi. Disitu dibahas tentang jumlah yang akan diganti dalam hal akomodasi dan tranportasi peserta. Kepikiran gur tiba-tiba. Gue kesana berangkat naik apa ya? terus gue tidur dimana? entar gue diculik gimana... di bawa ke Australia sama bule... ? ( -_-" ) no... its will never happen to me...
Gue itung-itung, kenapa ga gue pesen tiket pesawat aja, toh akan diganti. Sekali-sekali gitu gue naik pesawat (belum pernah gue,,, hks,hks. Setelah nego, dan dimarahin sama bapak, akhirnya gue pesen tiket pesawat PP senilai Rp. 1.221.000. Huaahhh. Its for "Free?", "Yes".
nb: gambar di post ini harapan gue, gue bisa main di pantai seindah ini, dan nginep di hotel kaya begitu ^ ^.
Salam semuanya, yang mau nitip oleh-oleh, segera hubungi gue di m3-42527925 ya ( dengansyarat transfer dulu uang kalian) entar gue cari sampe dapet disanaaa..
See u in Bali.
  • Stumble This
  • Fav This With Technorati
  • Add To Del.icio.us
  • Digg This
  • Add To Facebook
  • Add To Yahoo

0 comments:

Post a Comment